Uniqlo Catat Nilai Master Brand Index Tertinggi di Kategori Global Fashion Retail

Uniqlo Catat Nilai Master Brand Index Tertinggi di Kategori Global Fashion Retail

Admin , 30 Mei 2026 ยท 23:05
Uniqlo Catat Nilai Master Brand Index Tertinggi di Kategori Global Fashion Retail

Di tengah perkembangan media digital, reputasi brand menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

Berdasarkan hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026 di Indonesia, Uniqlo menjadi bagian dari kelompok Master Brand dengan performa reputasi dan eksposur media yang kuat dalam kategori Global Fashion Retail. MBA menggunakan pendekatan evaluasi berbasis media online kredibel dan tidak menggunakan voting publik maupun popularitas media sosial sebagai dasar utama penilaian.

Perolehan Nilai Master Brand Index

Uniqlo memperoleh nilai Master Brand Index sebesar 88.72%. Sementara kelompok brand lainnya secara kolektif berada pada angka 11.28%.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa konsistensi representasi brand dalam media semakin mempengaruhi persepsi publik.

Mengapa Reputasi Media Menjadi Penting?

Perkembangan media online membuat publik semakin mudah mengakses informasi mengenai brand. Karena itu, konsistensi eksposur media yang kredibel menjadi salah satu faktor penting dalam membangun reputasi jangka panjang.

MBA menggunakan pendekatan media reputation-based evaluation yang mengintegrasikan visibility, trust, dan consistency dalam satu framework evaluasi reputasi.

3 Pilar Evaluasi MBA

Media Presence Index (MPI)

MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand berdasarkan kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.

Public Trust Index (PTI)

PTI memastikan brand yang memperoleh pengakuan tetap memenuhi standar kepercayaan publik tertentu.

Brand Consistency Index (BCI)

BCI digunakan untuk memastikan eksposur media brand berlangsung secara konsisten dan tidak bersifat temporer.

Kesimpulan

Di era informasi digital, reputasi brand semakin dibangun melalui konsistensi eksposur media dan kepercayaan publik.