Pertamina dan PLN Menjadi Master Brand di Kategori Sustainability & Social Responsibility

Pertamina dan PLN Menjadi Master Brand di Kategori Sustainability & Social Responsibility

Admin , 31 Mei 2026 ยท 23:55
Pertamina dan PLN Menjadi Master Brand di Kategori Sustainability & Social Responsibility

Perkembangan media online membuat publik semakin mudah mengenal dan menilai reputasi sebuah brand.

Berdasarkan hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026 di Indonesia, Pertamina dan PLN menjadi bagian dari kelompok Master Brand dengan performa reputasi dan eksposur media yang kuat dalam kategori Sustainability & Social Responsibility. MBA menggunakan pendekatan evaluasi berbasis media online kredibel dan tidak menggunakan voting publik, survei persepsi, maupun popularitas media sosial sebagai dasar utama penilaian.

Perolehan Nilai Master Brand Index

Pertamina memperoleh nilai Master Brand Index sebesar 62.37%, diikuti PLN sebesar 26.65%. Sementara kelompok brand lainnya secara kolektif mencatat angka 10.98%.

Distribusi nilai tersebut memperlihatkan bagaimana eksposur media kini menjadi bagian penting dalam kompetisi reputasi brand.

Mengapa Eksposur Media Menjadi Penting?

Media online kini menjadi salah satu sumber utama informasi publik dalam mengenal dan menilai sebuah brand. Karena itu, eksposur media yang kredibel dan konsisten menjadi faktor penting dalam membangun reputasi jangka panjang.

MBA menggunakan pendekatan media reputation-based evaluation yang mengintegrasikan visibility, trust, dan consistency dalam satu framework evaluasi reputasi brand.

3 Pilar Evaluasi MBA

Media Presence Index (MPI)

MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand berdasarkan kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.

Public Trust Index (PTI)

PTI memastikan brand yang memperoleh pengakuan tetap memenuhi standar kepercayaan publik tertentu.

Brand Consistency Index (BCI)

BCI memastikan eksposur media sebuah brand berlangsung secara konsisten dan tidak bersifat temporer.

Kesimpulan

Pendekatan evaluasi berbasis media reputation memperlihatkan bahwa visibility, trust, dan consistency menjadi fondasi penting reputasi brand modern.