Perkembangan media digital membuat eksposur media online semakin mempengaruhi persepsi publik terhadap sebuah brand.
Berdasarkan hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026 di Indonesia, Bango, Sedaap, dan ABC menjadi bagian dari kelompok Master Brand dengan performa reputasi dan eksposur media yang kuat dalam kategori Seasonings & Sauces. MBA menggunakan pendekatan evaluasi berbasis media online kredibel dan tidak menggunakan voting publik, survei persepsi, maupun popularitas media sosial sebagai dasar utama penilaian.
Perolehan Nilai Master Brand Index
Bango memperoleh nilai Master Brand Index sebesar 52.01%, diikuti Sedaap sebesar 15.76%, dan ABC sebesar 12.61%. Sementara kelompok brand lainnya secara kolektif mencatat angka 19.62%.
Eksposur media yang relevan dan berkelanjutan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun reputasi brand modern.
Mengapa Reputasi Media Menjadi Penting?
Media online kini menjadi salah satu sumber utama informasi publik dalam mengenal dan menilai sebuah brand. Karena itu, konsistensi eksposur media yang kredibel semakin penting dalam membangun reputasi jangka panjang.
MBA menggunakan pendekatan media reputation-based evaluation yang mengintegrasikan visibility, trust, dan consistency dalam satu framework evaluasi reputasi brand.
3 Pilar Evaluasi MBA
Media Presence Index (MPI)
MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand berdasarkan kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.
Public Trust Index (PTI)
PTI memastikan brand yang memperoleh pengakuan tetap memenuhi standar kepercayaan publik tertentu.
Brand Consistency Index (BCI)
BCI digunakan untuk memastikan eksposur media sebuah brand berlangsung secara konsisten dan tidak bersifat temporer.
Kesimpulan
Pendekatan evaluasi berbasis media reputation memperlihatkan bahwa visibility, trust, dan consistency menjadi fondasi penting reputasi brand modern.