Di tengah perubahan perilaku konsumen, brand dalam kategori Digital Banks dituntut untuk menjaga reputasi dan konsistensi komunikasi publik.
Dalam hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026, Bank Raya, Allo Bank, dan Bank Jago mencatat nilai Master Brand Index (MBI) tertinggi dalam kategori Digital Banks. Evaluasi MBA menggunakan pendekatan media reputation-based evaluation yang menitikberatkan pada visibility, trust, dan consistency.
Nilai Master Brand Index (MBI)
Allo Bank memperoleh nilai MBI sebesar 25.46%, diikuti Bank Raya sebesar 23.96%, dan Bank Jago sebesar 17.14%. Sementara itu, kelompok brand lainnya mencatat kontribusi sebesar 33.44%.
Data tersebut memperlihatkan bagaimana ketiga brand mampu menjaga eksposur media yang relevan dan konsisten dalam ruang publik. Dalam kategori Digital Banks, kekuatan reputasi digital semakin menjadi faktor penting dalam membangun persepsi publik.
Pendekatan Evaluasi MBA
Berbeda dari penghargaan berbasis voting atau survei persepsi, MBA menggunakan pendekatan evaluasi reputasi berbasis media online kredibel yang dapat diverifikasi secara metodologis.
MPI: Media Presence Index
MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand berdasarkan kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.
PTI: Public Trust Index
PTI memastikan brand yang memperoleh pengakuan tetap memenuhi standar kepercayaan publik tertentu.
BCI: Brand Consistency Index
BCI digunakan untuk memastikan eksposur media sebuah brand berlangsung secara konsisten dan tidak bersifat temporer.
Kesimpulan
Di era informasi digital, reputasi brand menjadi aset strategis yang dibangun melalui eksposur media yang kredibel dan berkelanjutan.